tetaplah menjadi asing,
agar tentangmu aku tak perlu berpusing.
tetaplah menjadi jauh,
agar rasaku tak kembali jatuh.
tetaplah menjadi tega,
agar anganku tak lagi menggila.
280719-2.16pm
Showing posts with label puisi. Show all posts
Showing posts with label puisi. Show all posts
Sunday, July 28, 2019
Friday, May 10, 2019
Layu
mendung menggantung
detak jam berhenti
menatap dalam penuh arti
kaki terpaku pada bumi
jemari meronta hendak pergi
detak jam melambat
membiarkan jemari tertambat
kaki meronta tak kuat
sepasang mata menahan lekat
gelap
tetes air bergelung menunggu jatuh
detak jam tak henti menunggu
hati masih meragu
detak jam mulai tak sabar
kaki melangkah dengan gentar
masih, awan mempermainkan
air bergelung dalam sangkar
detak jam berhenti
menatap dalam penuh arti
kaki terpaku pada bumi
jemari meronta hendak pergi
detak jam melambat
membiarkan jemari tertambat
kaki meronta tak kuat
sepasang mata menahan lekat
gelap
10052019-0:16
Sunday, February 10, 2019
Yang Baru Saja Hadir
hai,
terima kasih sudah membersamai
sejauh ini
tak pernah lelah menanggapi
obrolan anehku
hai,
terima kasih sudah menemani
sejauh ini
tak pernah mengeluhi
ambisi minim realisasi milikku
hai,
terima kasih sudah bersedia
membagi pundak untuk bersandar,
tangan untuk menggenggam,
menjaga biarpun penuh goda
hai,
terima kasih sudah menerima
dan sepenuh hati percaya
meskipun aku seringkali bertanya
10022019:1759
Yang Tak Kembali
selamat pagi,
masih suka menyeduh kopi ?
hei aku sudah berulang kali bilang padamu, kan ?
kamu bahkan seharusnya lebih tahu soal itu bukan ?
selamat pagi,
masih suka tidur saat dini hari ?
hei, apalagi yang kamu pikirkan itu ?
bukankah semua sudah berlalu ?
selamat pagi,
masih terganggu melihatku ?
tunggulah sebentar lagi,
semuanya akan segera berlalu, bukan ?
selamat pagi,
masih ingat yang kamu bilang padaku ?
katamu, kamu hanya perlu tersenyum
dan memulai hidup baru, bukan ?
selamat pagi,
maaf sudah tak lagi menyapamu
maaf sudah tak lagi menghubungimu
tidak ada keperluan lagi, bukan?
seperti yang kamu bilang dulu
selamat pagi,
semoga harimu menyenangkan
10022019:1747
Sunday, October 7, 2018
Percayalah
Sadarlah nak,
tak usah kau mengejarnya lagi
lupakan dia, apalagi yang kau harapkan dari dia
kau lebih cantik daripada gadis itu, sayang
Cinta itu mahal bukan ?
kamu lebih cantik,
tapi laki-laki itu lebih memilih gadis itu kan
cinta tak melihat itu, sayang
Sudahlah nak,
kau akan mendapatkan yang lebih baik
percayalah
Thursday, September 27, 2018
Enam Minggu
hampir setiap hari bertemu
tapi mata tak pernah beradu
dan masih saja kau bisu
tidakkah kau rindu ?
12.20am
20180927
tapi mata tak pernah beradu
dan masih saja kau bisu
tidakkah kau rindu ?
12.20am
20180927
Tuesday, August 21, 2018
Kembali
hai, bagaimana ?
sudahkah kau menemukan jawaban
mengapa kita dipertemukan
setelah kita berpisah di persimpangan,
berjauhan,
dan berbisuan?
apakah kau bisa kembali hangat
meski orang-orang sekitar menghujat,
atau lidahmu justru bersilat
hingga kita tak lagi dekat ?
20.47
21082018
sudahkah kau menemukan jawaban
mengapa kita dipertemukan
setelah kita berpisah di persimpangan,
berjauhan,
dan berbisuan?
apakah kau bisa kembali hangat
meski orang-orang sekitar menghujat,
atau lidahmu justru bersilat
hingga kita tak lagi dekat ?
20.47
21082018
Sunday, July 29, 2018
Dibalik jendela
Tutup tiraimu, sayang
Matahari senja itu terlalu terik untukmu
Dia memang indah dari balik jendela
Tapi sungguh dia akan menyakitimu
jika kau buka tirai jendelamu
Percayalah padaku
Dia memang hangat
Tapi dia akan membakarmu
jika kau buka jendelamu
Kau masih tak percaya ?
Amatilah bagaimana dia bercumbu dengan jingga
Lalu kembali ke peraduan
dan meninggalkanmu sendirian
dibalik jendela itu
Sungguh tutuplah jendela dan tiraimu sayang
Apa kau tak ingat bagaimana ia yg katanya mencintaimu saat senja itu membakarmu saat siang ?
Sekali lagi kuingatkan,
Tutuplah jendela dan tiraimu
Biarkan senja berlalu menjadi kelabu, sayang
kau terlalu cantik untuk jadi abu
2.40am 29072018
Matahari senja itu terlalu terik untukmu
Dia memang indah dari balik jendela
Tapi sungguh dia akan menyakitimu
jika kau buka tirai jendelamu
Percayalah padaku
Dia memang hangat
Tapi dia akan membakarmu
jika kau buka jendelamu
Kau masih tak percaya ?
Amatilah bagaimana dia bercumbu dengan jingga
Lalu kembali ke peraduan
dan meninggalkanmu sendirian
dibalik jendela itu
Sungguh tutuplah jendela dan tiraimu sayang
Apa kau tak ingat bagaimana ia yg katanya mencintaimu saat senja itu membakarmu saat siang ?
Sekali lagi kuingatkan,
Tutuplah jendela dan tiraimu
Biarkan senja berlalu menjadi kelabu, sayang
kau terlalu cantik untuk jadi abu
2.40am 29072018
Tuesday, May 8, 2018
Tiang
Kau masih ingat bangunan itu ?
Waktu kau pergi,
dia hancur
Tapi Tiangnya masih berdiri
masih bisa diperbaiki
Waktu kau kembali,
bangunan itu sudah hampir jadi,
tinggal poles sana poles sini
Tapi ada saja orang yang coba
meruntuhkan bangunan itu lagi
Lalu kau pergi lagi
Orang tadi masih tidak menyerah,
Dan lihatlah sekarang,
Bangunan yang kujaga itu hancur,
bahkan Tiangnya yang kokoh pun hilang
Maafkan aku
8052018
Waktu kau pergi,
dia hancur
Tapi Tiangnya masih berdiri
masih bisa diperbaiki
Waktu kau kembali,
bangunan itu sudah hampir jadi,
tinggal poles sana poles sini
Tapi ada saja orang yang coba
meruntuhkan bangunan itu lagi
Lalu kau pergi lagi
Orang tadi masih tidak menyerah,
Dan lihatlah sekarang,
Bangunan yang kujaga itu hancur,
bahkan Tiangnya yang kokoh pun hilang
Maafkan aku
8052018
Purnama Terbit
Kau suka bulan ?
Sangat
Kau suka langit malam ?
Aku lebih suka langit terang
Eh tidak, aku lebih suka langit mendung
Kenapa?
Sejuk, teduh
Kau tau apa yang indah dari langit malam ?
Apa itu?
Bulan purnama saat terbit, cantik
19042018
Sangat
Kau suka langit malam ?
Aku lebih suka langit terang
Eh tidak, aku lebih suka langit mendung
Kenapa?
Sejuk, teduh
Kau tau apa yang indah dari langit malam ?
Apa itu?
Bulan purnama saat terbit, cantik
19042018
Monday, May 7, 2018
temaram
bulan malam ini benderang
ah tidak juga, hanya saja ia merona
kemerahan
dan aku melihatmu
bersepeda
di bawah lampu
temaram
2/5/2018
9.10 pm
ah tidak juga, hanya saja ia merona
kemerahan
dan aku melihatmu
bersepeda
di bawah lampu
temaram
2/5/2018
9.10 pm
aku langit
aku langit katamu
kau suka melihat langit
rasanya bebas
birunya menenangkan
tapi kau menunduk
ah ya, aku lupa
sudah malam
gelap
ramai
tak menenangkan
dan kau
benci
10/4/2018
kau suka melihat langit
rasanya bebas
birunya menenangkan
tapi kau menunduk
ah ya, aku lupa
sudah malam
gelap
ramai
tak menenangkan
dan kau
benci
10/4/2018
Ungu
Ungu
membara seperti merah
mengharu bagai biru
menggoda seperti merah muda
kokoh bagai biru tua
penghubung merah dan biru
seperti peragu dan pembunuh ragu
9/4/2018
membara seperti merah
mengharu bagai biru
menggoda seperti merah muda
kokoh bagai biru tua
penghubung merah dan biru
seperti peragu dan pembunuh ragu
9/4/2018
Friday, August 18, 2017
Sesederhana Itu
aku bahagia
sesederhana itu
melihat tanda abu itu berubah biru
sesederhana itu
melihat "mengetik" berwarna hijau
sesederhana itu
melihat "bos kecil" dalam penggalan video
sesederhana itu
melihat "online" di bawah tiang
sesederhana itu
Wednesday, August 2, 2017
Musicbox
denting musicbox memecah hening
menyampaikan pesan kepergian lelaki berpunggung indah itu
"aku pergi sekarang"
"cepatlah kembali,
aku ingin kita jalan-jalan"
"maaf aku sibuk
tak suka jalan-jalan"
hening
tak ada lagi denting musicbox
hingga matahari bangun dari lelap tidur
sementara bulan
meski tertutup mendung
tak sedikitpun nampak akan terlelap
menyampaikan pesan kepergian lelaki berpunggung indah itu
"aku pergi sekarang"
"cepatlah kembali,
aku ingin kita jalan-jalan"
"maaf aku sibuk
tak suka jalan-jalan"
hening
tak ada lagi denting musicbox
hingga matahari bangun dari lelap tidur
sementara bulan
meski tertutup mendung
tak sedikitpun nampak akan terlelap
Wednesday, July 19, 2017
Hujan Juli
hujan turun sore ini
beberapa anak kecil berteriak
Tuhan, turunkan hujan yang deras
biar aku tidak perlu mandi
aku ingin mandi hujan
segurat wajah dibalik jendela,
Tuhan, jangan kau turunkan tetes air
dengan keping masa lalu lagi
aku tak ingin melihatnya lagi
perlahan hujan berhenti
segurat wajah itu hilang
tenggelam
menatap buku mewarnai
ricik ricik...
duaaar....
hujan turun lagi
kali ini tidak bersama masa lalu
tapi bersama amarah menggebu.
jkt,19072017. 16:06
beberapa anak kecil berteriak
Tuhan, turunkan hujan yang deras
biar aku tidak perlu mandi
aku ingin mandi hujan
segurat wajah dibalik jendela,
Tuhan, jangan kau turunkan tetes air
dengan keping masa lalu lagi
aku tak ingin melihatnya lagi
perlahan hujan berhenti
segurat wajah itu hilang
tenggelam
menatap buku mewarnai
ricik ricik...
duaaar....
hujan turun lagi
kali ini tidak bersama masa lalu
tapi bersama amarah menggebu.
jkt,19072017. 16:06
Friday, April 14, 2017
Bila Kau Ingin Tahu
Bila Kau Ingin Tahu
Pergilah ke kotaku
Kau akan menemukan banyak hal baru
Tentang persahabatan yang tak pernah biru
Tentang mimpi yang harus diburu
Tentang rasa yang menjadi abu-abu
karena perbedaan
Ketika kau mengalaminya
Mungkin kau akan bertanya marah
"Mengapa aku dan dia tak bisa bersama?"
"Mengapa aku harus mencintainya?"
dan masih banyak lagi "mengapa"
Hingga akhirnya kau menyadari
Tuhan mengatur semua itu
demi kebaikanmu
untuk menyadarkanmu
atas kesalahanmu
mencintai orang yang membuatmu abu abu
Tuhanmu mencintaimu
tak pernah meninggalkanmu
JKT, 05022017
Monday, January 30, 2017
Bagaimana?
Bagaimana seandainya kamu mati-matian mempertahankan perasaanmu kepada seorang laki-laki yang jelas-jelas sulit untuk kamu miliki sepenuhnya hingga membuatmu mengabaikan teman-temanmu yang sepenuhnya ingin kamu baik-baik saja?
Bagaimana seandainya laki-laki yang kamu sayangi, mengabaikan semua perhatian yang kamu berikan kepadanya ketika seharusnya kamu yang lebih pantas diperhatikan?
Bagaimana seandainya laki-laki yang kamu sayangi, tak lagi menatapmu penuh cinta tapi menatapmu hina dan murka?
Bagaimana seandainya laki-laki yang kamu sayangi, sungguh-sungguh kamu sayangi, perlahan mencampakkanmu karena kamu melakukan suatu kesalahan yang menurutnya mirip dengan kesalahan wanitanya di masa lalu sementara saat itu, kamu tengah setulus hati memberikan semua hatimu padanya dan telah menghapuskan semua kenangan antara kamu dan laki-laki lain sebelumnya?
Bagaimana seandainya laki-laki yang kamu sayangi, mulai menjalin hubungan dengan wanita lain ketika kamu mengira dia sedang sibuk dengan tugas-tugas akademik dan organisasinya ?
Bagaimana seandainya laki-laki yang kamu sayangi, terang-terangan mengatakan kepada sahabatmu bahwa dia menyayangi orang lain selain kamu dan sahabatmu tidak memberitahumu tentang hal ini dengan alasan agar kamu mengetahui sendiri sementara pada saat yang sama kamu tengah mati-matian mempertahankan hubunganmu dengan laki-laki itu?
Jawablah, itulah yang aku rasakan (dan mungkin juga kamu rasakan nanti).
Tuesday, November 1, 2016
Hujan Bulan Oktober
Selalu ada yang istimewa saat hujan
Tak selalu tentangmu, yang dulu membuat pelangi
Tak selalu tentang kita, yang turut tumpahkan air saat hujan
Hujan datang membawa bahagia,
juga luka bersama-sama
Akhir Oktober ini, aku memilih memaknai hujan dengan "bahagia"
Aku bertemu dengan mereka: anak-anak hujan
yang begitu gembira menyambut hujan
seolah hujan itu ibu mereka
tempat mereka bisa tumpahkan segala rasa
entah itu tangis atau bahagia
tapi mereka hanya mengenal bahagia, bahagia, dan bahagia
sesuatu yang harus kupunya juga
karena hidup, terlalu sia-sia jika hanya meratapi luka
31102016/331
Tak selalu tentangmu, yang dulu membuat pelangi
Tak selalu tentang kita, yang turut tumpahkan air saat hujan
Hujan datang membawa bahagia,
juga luka bersama-sama
Akhir Oktober ini, aku memilih memaknai hujan dengan "bahagia"
Aku bertemu dengan mereka: anak-anak hujan
yang begitu gembira menyambut hujan
seolah hujan itu ibu mereka
tempat mereka bisa tumpahkan segala rasa
entah itu tangis atau bahagia
tapi mereka hanya mengenal bahagia, bahagia, dan bahagia
sesuatu yang harus kupunya juga
karena hidup, terlalu sia-sia jika hanya meratapi luka
31102016/331
Tuesday, December 8, 2015
Ketika...
Semua hanya masalah waktu
Ketika orang yang kau cintai
berubah
menjadi orang yang kau benci
Ketika orang yang selalu kau cari-cari
menjadi
orang yang paling kau hindari
Ketika orang yang kau kagumi
menjadi
orang yang kau maki
ketika orang yang kau sayang
menjadi
orang yang membuatmu garang
ketika orang yang kau perjuangkan
menjadi
orang yang kau hempaskan
ketika orang yang memberimu harapan
menjadi
orang yang kau lupakan
ketika orang yang kau istimewakan
menjadi
orang yang kau anggap biasa
ketika orang yang kau rindu
menjadi
seperti angin lalu
katika orang yang tak ingin kau buat sakit
menjadi
orang yang membuatmu sakit
ketika orang yang berjanji buatmu bahagia
menjadi
orang yang penuh dusta
ketika orang yang mencintaimu
menjadi
orang yang melepaskanmu
03-15
2:48 pm
Subscribe to:
Comments (Atom)